Liputan6.com, Jakarta – Tim NAVI baru-baru ini bermain tanpa legenda mereka, s1mple. Namun, mereka berhasil mendominasi pertandingan profesional Counter-Strike 2 (CS2) pertama di IEM Sydney, dengan 30 kill dari Justinas “jL” Lekavicius.

IEM Sydney 2023 telah dimulai dengan pertandingan Best of 1 pertama mereka, salah satunya adalah laga NAVI melawan Apeks. Namun, NAVI mengalami beberapa kendala.

Bintang mereka, pemain sekaligus pengguna AWP terbaik di dunia, Oleksandr “s1mple” Kostyliev, tidak dapat hadir karena masalah visa. Hal ini berarti pelatih kepala mereka, Andrij “B1ad3” Gorodensky, harus menggantikan posisinya.

Terlepas dari masalah susunan pemain, tim ini benar-benar mendominasi pertandingan profesional CS2 pertama mereka melawan Apeks.

Sosok yang menjadi pahlawan dalam pertandingan ini adalah jL, yang kontribusinya terasa di hampir setiap ronde di map Mirage. Demikian menurut laporan Dexerto, dikutip Rabu (18/10/2023). 

Pemain yang baru bergabung pada pertengahan 2023 ini membuat rekor 30 kill dalam sebuah pertandingan terkoneksi LAN pertama di CS2.

jL mendapatkan kill ke-30 di ronde terakhir map Mirage, menjatuhkan Damjan “kyxsan” Stoilkovski di A site CT dari Palace dengan headshot yang akurat membunuh lawan.

Kekalahan tersebut sangat menyakitkan bagi Apeks, bukan hanya karena mereka gagal memanfaatkan kondisi kurang pemain dari NAVI, namun juga karena fakta bahwa jL ialah pemain penting bagi mereka tahun lalu.

Meskipun B1ad3 memiliki tugas besar yang belum dia jalani sejak kualifikasi FACEIT Major 2018 dengan FlipSid3 Tactics, dia berhasil menunjukkan kemampuannya. 

Meskipun rating-nya tidak sebaik yang diharapkan, yakni hanya 0.44, hal ini menjadikannya menduduki posisi terendah, meskipun terkadang dia juga membantu timnya dengan mengambil AWP untuk tim. 

Kendati NAVI bermain tanpa pelatih, mereka berhasil mengamankan kemenangan yang penuh tantangan dengan skor akhir 13-9 dari tim asal Inggris, Apeks.

Leave a Reply